Showing posts with label The story to the day. Show all posts
Showing posts with label The story to the day. Show all posts

Sunday, 24 June 2012

Beware of "orang ketiga"


Niat baik Insya Allah dilancarin.

***


Guess what i'm going to post. Yes. As a quote, kali ini saya mau curhat dimana godaan berdatangan.

Saya sedang skype dengan Mr.M malam itu, 21 Juni 2012. Lagi ngobrol ngalur-ngidul ketika sekitar pukul 11pm handphone Mr.M bunyi.
Ntah kenapa, kali itu saya langsung ngedeketin telinga saya ke speaker, biar kedengeran Mr.M ngomong apa.

Him: Hallo. Ga Kedengeran *kemudian suara agak jauh*
Him: Ini siapa ya? *mulai ngedeket lagi suara nya*
X: ....... (kamu udah lupa suara aku? Lagi drumah yah?)
Him: Iyah. Dirumah. *jeda sekitar 2-3 detik* Lagi Skype-an.
X: .......(oh, yaudah)
Him: Ok

Udah mulai curiga dari siapa-siapa. Karena cara ngomong nya Mr.M juga beda. And i smell something fishy there.
Hm, iyah. Jadi yang nelpon Mr.M itu adalah mantan nya Mr.M yang status nya udah ga single lagi (aka married woman). Saya? Speechless. Ngepeeett... She's married, and called my fiancé in the middle of night. Ya, wanita bersuami nelpon mantannya yang sudah punya tunangan. Seriously out of word. Many question mark on my head. Suami nya kemana? Masih penasaran? Masih sayang? Masih ga bisa ngelupain? Trus kalo Mr.M ngeladenin mau apa? Mau cerai? Atau mau sama-sama hubungan di belakang? Dan serentetan pertanyaan lainnya.

Setelah dia nelpon, ga lama dia sms Mr.M.
"Kalo pacar kamu nanya, bilang aja aku nelpon untuk konfirmasi buat ng-delete kontak BBm"

Saya (dan Mr.M) rasa dia pasti tengsin berat. You called at the wrong time, baby. Jadi nya ketauan deh. Dan juga Allah emang mau nunjukin banget ya. Bayangkan, 24/7, tapi kenapa mesti nelpon nya pas banget saya lagi skype-an?
Dan lagipun, alesan konfirmasi untuk delete BBm ga masuk akal ya. Kalo mau delete ya delete aja. Ngapain mesti ngomong2 dulu dan ampe konfirmasi? Do'oh.

Out of word.


***


Malem baru aja kejadian itu, then siang nya bagian saya yang kena godaan.
Temen yang cuma ketemu sekali dan itupun kenalan nya waktu ngantri nonton konser SNSD di SG, 09 Desember 2011 kemaren, tiba-tiba nanya no.hp saya ke temen-dunia-maya saya.
Kirain ada perlu apa, ternyata pas ditanya jawabannya "cuma mau nghubungin lo aja".
Hm, been more than 6months, saling tuner no.hp pun ngga. Nama nya pun saya lupa dan nebak-nebak yang mana orang nya. 

Constantly asked me when I will going to Jakarta.
*Mr.M said "bilang ama dia. "Mau ga ketemuan ama CALON SUAMIKU? Hari ini dia ke Jakarta lho"" | Hahahaha, cant stop laughing :p
Asked to meet up (kumpul-kumpul ama yang laen juga)

Ah, mungkin saya aja yang (sedikit) ge-er. Tapi, who knows kan?
Mr.M yang tadi nya nyuruh saya ngeladenin (karena takut saya dbilang sombong), eh pas saya baca-in iMsg-an saya jadi batal. langsung ngomel-ngomel trus ampe sekarang, tiap dia ada kegiatan (yang ga memungkinkan untuk saya dan dia BBm-an/skype-an), pasti setelah itu langsung nanya "siapa aja yang ngehubungin selama abang ga ada?" lol. Too cute to see him in his jealousy. 
Untung nya cuma sekali itu aja dia nghubungin saya. Kalo kata Mr.M "Mungkin dia abis liat blog ndut atau liat facebook ndut yang segede gitu ada tulisan -ENGAGED TO MIZAR HANOENG- jadi ga berani ngehubungin lagi." 
Ah, saya yakin, pasti kamu ngomong gitu sambil dalem hati "ketawa penuh arti (Hahaha, febby itu udah saya ikeet)" kan sayang, hihihi :p





LOVE,
thejealousyBRIDEandGROOM

Thursday, 12 April 2012

Our first problem

11.04.2012
Our very first problem. The serious problem (?)
The problem made by me.

Scared? Off course.
Panic? Yes
Happy? Also i am.

What the **ll am i happy about?
Buat saya, ini salah satu anugerah. This is our first (fight) problem! After 8months we've been met.
Why am happy? Because this show our communication improved. Yes! Improve. And (maybe) towards a healthy relationship.
Menurut saya, in a relationship, semakin banyak kita berkomunikasi, cerita ini-itu dan bahas ini-itu, maka kemungkinan masalah muncul itu lebih besar. We make two heads become one, right? itu ga gampang.
Dan saya percaya, kalau kita berhasil menyelesaikan masalah itu, the quality of our relationship will increase!

I believe, the road we'll going through to the day is neither easy nor simple. Full of gravel.
And this is one of the pebble.
I also believe in this scoop, mostly the problems will out with two scenarios;
1. The problems make us stronger and closer. If we believe it is only a 'cobaan'. *positive thinking*
2. The problem is a 'sign'. If we believe we aren't meant to be together. *negative thinking*

So this is important if you both want stay the relationship still. please talk each other and make sure both of you have same mind-set, whatever happen. (If you both sure she/he is the one)




p.s : the problem havent solved yet.



LOVE,
CONFUSEDbride

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...